Ketahui Sejarah Vaksin di Indonesia

Perlukah Vaksin Influenza saat Pandemi Virus Corona?

Vaksin adalah sebuah bahan antigenik yang berfungsi untuk menghasilkan suatu kekebalan terhadap sebuah biang penyakit. Sehingga vaksin hanya diberikan untuk orang sehat saja dan bukan berfungsi sebagai penyembuh suatu penyakit namun menjadi pencegah terjadinya suatu penyakit dan juga mengurangi infeksi yang terjadi akibat sebuah virus.

Istilah vaksin sendiri pertama kali dikenal pada tahun 1976, vaksin pertama itu merupakan sebuah vaksin yang ditemukan untuk mencegah dan mengurangi infeksi dari penyakit cacar atau variola yang merupakan sebuah penyakit mematikan. Namun ternyata di Indonesia lebih dikenal dengan istilah imunisasi, sebab pada tahun 1956 di Indonesia telah dilakukan imunisasi cacar.

Di Indonesia sendiri telah begitu banyak jenis imunisasi atau vaksin yang diberikan dan diwajibkan oleh pemerintah untuk didapatkan oleh warganya sejak masih kecil. Pada tahun 1963 telah dilakukan imunisasi campak terhadap anak kecil sehingga seorang anak akan kebal terhadap sebuah penyakit campak. Jadi sebenarnya, vaksin virus corona bukanlah vaksin pertama yang hadir di Indonesia yang bertugas untuk mengebalkan tubuh akan penyakit.

Penjelasan tentang Antigen Vaksin Corona yang Segera Hadir

Pada tahun 1973 telah dilakukan imunisasi BCG pertama untuk penyakit tuberkulosis, bahkan pemerintah menyiapkan sebuah vaksin untuk seorang ibu hamil agar terhindar dari tetanus toxoid. Bahkan di Indonesia sendiri pada tahun 1997 telah ditemukan sebuah vaksin untuk mencegah penyakit mematikan seperti hepatitis B yang merupakan penyakit yang merenggut banyak jiwa.

Rubella juga merupakan salah satu penyakit mematikan yang banyak terjadi di pelosok negeri di Indonesia, sehingga pada tahun 2017 kemenkes RI berhasil mengadakan vaksin Rubella yang menjadi sebuah ancaman untuk masyarakat pelosok. Apabila berbicara soal vaksin di Indonesia maka Kamu sebenarnya tidak perlu lagi khawatir untuk masalah vaksin covid 19 yang masih belum beredar saat ini.

Sebab pastinya pemerintah akan memberikan pelayanan yang terbaik dan melakukan hal-hal baik lainnya agar masyarakat Indonesia mampu bertahan di masa pandemi seperti sekarang ini. Pada pertengahan tahun 2020 ini dokter, peneliti, dan tenaga terdidik sedang begitu serius mencari dan menciptakan vaksin virus coronauntuk menjawab dan menjadi solusi di tengah wabah saat ini.

Hingga pada akhir tahun 2020, vaksin yang dibuat oleh kelompok peneliti dan kedokteran di Indonesia akhirnya berhasil menemukan vaksin untuk virus mematikan ini. Sebelum vaksin ini dinyatakan untuk layak guna oleh BPOM, vaksin ini telah melalui proses yang begitu panjang, bahkan sampai memakan waktu berbulan-bulan lamanya. Bahkan vaksin ini telah melalui 3  fase uji coba yang dilakukan.

Uji coba vaksin ini telah dilakukan baik kepada tikus putih dan bahkan telah diuji cobakan kepada manusia. Dalam pembuatan vaksin memang harus dilakukan dengan penuh ketelitian dan harus dilakukan uji coba terlebih dahulu kepada sejumlah manusia sebelum diproduksi dalam jumlah banyak dan diedarkan ke masyarakat luar. Sebab apabila terdapat sebuah kesalahan dan terjadi penolakan oleh tubuh maka akan membahayakan orang yang menggunakan vaksin tersebut.

Namun untuk vaksin corona yang diperkirakan akan dibagikan pada akhir tahun 2020 atau awal tahun 2021 ini telah melalui proses uji coba hingga ke tahap 3 sehingga telah dinilai aman untuk diedarkan ke masyarakat luas. Namun sebelumnya Kamu harus mengetahui bahwa vaksin ini juga memiliki efek samping layaknya obat kimia lainnya.

Demikianlah informasi mengenai perkembangan dan sejarah vaksin di Indonesia hingga temuan vaksin terbaru di Indonesia, yakni vaksin virus corona. Bila Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai vaksin dari virus corona ini maka Anda bisa mengkonsultasikannya dengan dokter yang ada di Halodoc.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post